Friday, 18 April 2014

Tata Cara Nikah Menurut Islam

Tata Cara Nikah Menurut Islam – Berikut ini akan kami sampaikan tata cara nikah / menikahMemilih Tidak Pacaran atau Jomblo Sebelum Menikah Itu Mulia. Read more … » sesuai tuntunan Islam. Tentunya berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah yang Shahih (sesuai dengan pemahaman para Salafus Shalih -peny), secara singkat penulis sebutkan dan jelaskan seperlunya. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan melalui kotak komentar.

Tata Cara Nikah Menurut Islam

menikah Tata Cara Nikah Menurut Islam

Pengertian Menikah, klik disini

Telah kita ketahui bersama jika Islam, tidak menganut dan tidak mengajarkan pada umatnya untuk PacaranBerusaha Selalu Menjaga Hati Hingga Halal Mendekati | Curhat Pacaran. Read more … » sebelum menikah. Apakah ada pacaran dalam IslamPacaran Dalam Islam Tidak Dilarang?. Read more … »? Jelas ada, tapi itu dilakukan setelah menikah, bukan sebelum menikah. Islam mengenal adanya taaruf, atau perkenalan.

Berikut saya sampaikan tata cara nikah menurut Islam :

A. Khitbah (Peminangan)

Seorang muslimDesain Gaun Pengantin Muslim Islami 2013 | Gambar Baju. Read more … » yang akan menikahi seorang muslimah hendaknya ia meminang terlebih dahulu, karena dimungkinkan ia sedang dipinang oleh orang lain, dalam hal ini Islam melarang seorang muslim meminang wanitaCiri Wanita yang Baik adalah Berjilbab yang Baik dan Benar | Jilbab Syari. Read more … » yang sedang dipinang oleh orang lain (Muttafaq ‘alaihi).

B. Aqad Nikah

Dalam aqad nikah ada beberapa syarat dan kewajiban yang harus dipenuhi :

1. Adanya suka sama suka dari kedua calon mempelai.

2. Adanya Ijab Qabul.

a) Syarat ijab

• Pernikahan nikah hendaklah tepat
• Tidak boleh menggunakan perkataan sindiran
• Diucapkan oleh wali atau wakilnya
• Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah.
• Tidak secara taklik (tiada sebutan prasyarat sewaktu ijab dilafazkan)

Contoh bacaan Ijab: Wali / wakil Wali berkata kepada calon suamiNasehat untuk Suami yang Membiarkan Istri Membuka Aurat. Read more … »: “Aku nikahkan / kahwinkan engkau dengan Delia binti Munif dengan mas kahwinnya / bayaran perkahwinannya sebanyak Rp. 300.000 tunai”.

b) Syarat qabul

• Ucapan mestilah sesuai dengan ucapan ijab
• Tiada perkataan sindiran
• Dilafazkan oleh calon suami atau wakilnya (atas sebab-sebab tertentu)
• Tidak diikatkan dengan tempoh waktu seperti mutaah(seperti nikah kontrak)
• Tidak secara taklik(tiada sebutan prasyarat sewaktu qabul dilafazkan)
• Menyebut nama calon isteri
• Tidak diselangi dengan perkataan lain

Contoh sebuatan qabul(akan dilafazkan oleh calon suami):

“Aku terima nikah/perkahwinanku dengan Delia binti Munifdengan mas kahwinnya/bayaran perkahwinannya sebanyak Rp. 300.000 tunai” ATAU “Aku terima Delia binti Munif sebagai isteriku”.

Tata Cara Nikah Menurut Islam

 Tata Cara Nikah Menurut Islam3. Adanya Mahar

Mahar (atau diistilahkan dengan mas kawin) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya. Allah Berfirman: “Dan berikanlah mahar (maskawin) kepada perempuan yang kamu nikahi sebagai pemberian yang penuh kerelaan.”

Jenis mahar

• Mahar misil : mahar yang dinilai berdasarkan mahar saudara perempuan yang telah berkahwin sebelumnya.

• Mahar muthamma : mahar yang dinilai berdasarkan keadaan, kedudukan, atau ditentukan oleh perempuan atau walinya.

4. Adanya Wali

Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman.

Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.”

C. Walimah

Walimatul ‘urusy hukumnya wajib dan diusahakan sesederhana mungkin dan dalam walimah hendaknya diundang orang-orang miskin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang mengundang orang-orang kaya saja berarti makanan itu sejelek-jelek makanan.

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Makanan paling buruk adalah makanan dalam walimah yang hanya mengundang orang-orang kaya saja untuk makan, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. Barangsiapa yang tidak menghadiri undangan walimah, maka ia durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya” .

Sumber

Tata Cara Nikah Menurut Islam

Related Posts to "Tata Cara Nikah Menurut Islam"

Response on "Tata Cara Nikah Menurut Islam"